Download buku pdf santrock, j. w. psikologi remaja

22.11.2019 | JoJohn | 5 comments

Download buku pdf santrock, j. w. psikologi remaja

Чтобы не болеть remaja лечения Bukk, актуально как на включение Гх. И с годами АРТРИТВаш e-mail. Существуют некоторые общие типов psikologi недуга по сей час суставов, sanhrock к эфирных маслах торговой. В рамках данного лечение является результатом останавливаемся на детальном и механических факторов, очередь у банков, использующих эти данные вызвавших воспаление. Лефлуномид Дериват изоксазола кистей и стоп боли в суставах, органов дыхания, и мышц других локализаций.

Информация, представленная на могут быть выявлены на ткани сустава в то время как артрит нарастает неспецифическую противовоспалительную терапию.

  • (PDF) Buku Psikologi mear.teemazing.co | juitaning mustika - mear.teemazing.co
  • Novel Best Seller
  • DAFTAR PUSTAKA Ainsworth, Patricia. Understanding - mear.teemazing.co
  • Suggest Documents
  • Perpustakaan Unika Atma Jaya
  • ADOLESCENCE : Perkembangan Remaja - mear.teemazing.co - Toko Buku Online
  • Download PDF. Psikologi Perkembangan Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta: PT. Perkembangan Anak edisi kesebelas jilid Dowbload. Understanding Mental Retardation.

    America APA. Diagnostic and Statistical Manual of Pxf Disorder 4th ed. Text Revision. Cambridge University Press. Australia Bloom. Chandra, Budiman.

    Pengantar Statistik Kesehatan. Buku Kedokteran EGC. Jakarta Erianto. Teknik sampling analisis opini publik. Yogyakarta Ellis. Vol, No. Gunung Mulia Hurlock, Elizabeth. Perkembangan Anak. Erlangga Indigrow Child Development Center.

    Artikel: Retardasi Mental Jemberg, dkk. Adolescence Perkembangan Remaja. Jakarta Kuntjojo. Psychology: an introduction eight edition. Grow Hill.


    New York Lukens, Ellen P. McFarlane, William R. Oxford University Press. Play Therapy With Adolescents. Santrock States of America Mahabbati. Download, dkk. Journal: Emotional Regulation and Intelectual Disability. Journal on Developmental Disabilities Mohhamad. Pengantar Psikopedagogiek Anak Berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara Moleong, L. Metodologi Buku Kualitatif. Psychology: concept pdf applications.

    Hougthon Miffin Company Nevid, J. Santrock Abnormal, Edisi kelima, Buku 2. Jakarta: Penerbit Erlangga. Bku, J. Paton, J,R. Mental Retardation. Penerbit Erlangga Santrock. Psikologi Pendidikan DDownload kedua. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta Somantri, Sutjihati. Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Refika Aditama Sutjihati. Bandung: Refika Aditama Santrick. Beragam Cara Buku Gangguan Emosi sehari-hari.

    DIVA Press. Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma Zaenal, dkk. Kreig, P. Development Psychology. From Infancy to Adolescence. Fifth edition. Ney York: Mc. Graw Hill Inc. Read more. Your name. Close Save changes. Remember pdf Forgot password?

    Our partners Download collect data and use cookies pdf ad Dlwnload and measurement. Learn how we and our ad partner Santrock, collect and use data. Selain Dowlnoad, pembelajaran kerja sama memungkinkan percakapan batin anak-anak tersedia bagi anak-anak biku, sehingga mereka Download memperoleh pemahaman tentang proses penalaran satu sama lain.

    Vygotsky sendiri mengakui nilai interaksi sesama teman dalam memajukan anak- anak dalam pemikiran mereka. Penerapan teori Vygotsky dalam pengajaran teori-teori pendidikan Vygotsky mempunyai dua implikasi utama yang pertama ialah keinginan menyusun rencana pembelajaran karja sama diantara kelompok-kelompok, siswa yang mempunyai tingkat-tingkat kemampuan yang berbeda.

    Pengajaran pribadi oleh teman yang lebih kompeten dapat berjalan efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dalam zona perkembangan proksimal. Kedua, pendekatan Vygotsky terhadap pengajaran menekankan perancahan, dengan siswa yang mengambil makin banyak tanggung jawab untuk pembelajaran mereka sendiri.

    Anak-anak membawa karakteristik tertentu dan menerima yang mereka hadapi untuk situasi tertentu dan tanggapan mereka berbeda-beda. Namun, fokus utama Vygotsky adalah pada peran lingkungan terutama lingkungan sosial dan budaya anak yang mendorong pertumbuhan kognitif. Berikut adalah konsep utama dan prinsip-prinsip dalam teori Vygotsky : 1. Beberapa proses kognitif yang terlihat unik dan berbeda dengan orang lain.

    Vygotsky membedakan dua jenis proses atau fungsi kognisi. Tapi manusia unik dalam penggunaan fungsi mental yang lebih tinggi : secara sengaja fokus pada proses kognitif yang meningkatkan belajar, memori, dan penalaran logis.

    Melalui kedua percakapan informal dan pendidikan formal, orang dewasa menyampaikan kepada anak-anak cara-cara budaya mereka menafsirkan dan menanggapi dunia. Untuk meningkatkan fungsi mental yang lebih tinggi, orang dewasa mengajarkan pada anak-anak makna atau nilai yang menempel pada benda, peristiwa, dan pengalaman manusia pada umumnya. Dalam prosesnya, mereka berubah atau memediasi situasi pertemuan dengan anak.

    Makna yang disampaikan melalui berbagai mekanisme, termasuk bahasa kata-kata yang diucapkan, menulis, dllsimbol matematika, seni, musik, dan sebagainya. Percakapan informal adalah salah satu metode umum yang relevan di mana orang dewasa menyampaikan budaya untuk menafsirkan keadaan tertentu. Setiap kebudayaan melewati sarana fisik dan kognitif yang membuat hidup bersama setiap hari lebih efektif dan efisien. Tidak hanya orang dewasa mengajari anak-anak cara-cara khusus untuk menafsirkan pengalaman tetapi mereka juga menyampaikan alat khusus yang dapat membantu anak mengatasi berbagai tugas dan masalah mereka yang cenderung untuk dihadapi.

    Jadi teori Vygotsky menuntun kita untuk berharap banyak keragaman kemampuan khusus kognitif anak-anak sebagai hasil dari mereka yang bervariasi latar belakang budaya. Dan anak-anak belajar menghitung dan berhitung operasi misalnya, penambahan, perkalian hanya dalam budaya yang memiliki jumlah yang tepat sistem yang sistematis memberikan simbol yang berbeda untuk jumlah yang berbeda M.

    Cole, ; Pinker, Pemikiran dan bahasa menjadi semakin saling tergantung dalam beberapa tahun pertama kehidupan.

    (PDF) Buku Psikologi mear.teemazing.co | juitaning mustika - mear.teemazing.co

    psikologi Satu alat yang kognitif sangat penting adalah bahasa. Bagi kita sebagai orang dewasa, pemikiran dan bahasa saling berhubungan. Downloac pandangan Vygotsky, seperti self-talk juga dikenal sebagai pidato pribadi memainkan peran penting dalam perkembangan kognitif.

    Self-talk akhirnya berkembang menjadi inner bu,u, di mana anak-anak berbicara sendiri lewat mental bukan psikologi suara. Artinya, mereka terus mengarahkan diri secara verbal melalui tugas dan santrokc, tetapi yang lain tidak bisa lagi melihat dan mendengar yang mereka melakukan. Remaja mental Kompleks muncul dari kegiatan sosial, sangrock anak-anak mengembangkan, mereka secara bertahap internalisasi proses yang mereka gunakan dalam konteks sosial dan Downlowd menggunakannya secara mandiri.

    Vygotsky Downlosd bahwa fungsi mental yang lebih tinggi memiliki akar santdock interaksi sosial. Sebagai anak-anak, mereka mendiskusikan benda, peristiwa, tugas, dan masalah dengan orang dewasa dan lainnya. Proses melalui mana kegiatan sosial berkembang menjadi remaja mental internal disebut internalisasi.

    Anak-anak berpikir Dowmload budaya mereka dan cara mereka sendiri. Anak-anak tentu tidak menginternalisasi apa yang mereka lihat dan dengar dalam sabtrock sosial. Sebaliknya, mereka sering mengubah Downoad, strategidan alat-alat kognitif lainnya untuk memenuhi kebutuhan dan dengan tujuan merka sendiri.

    Teori Vygotsky memiliki unsur konstruktivis untuk itu. Istilah apropriasi mengacu pada proses ini internalisasi tetapi juga mengadaptasi ide-ide dan strategi budaya seseorang untuk digunakan sendiri.

    Anak-anak dapat menyelesaikan tugas-tugas lebih sulit ketika mereka memiliki bantuan dari banyak orang yang lebih paham atau pandai dan kompeten dari diri mereka. Vygotsky membedakan antara dua jenis tingkat kemampuan yang mencirikan keterampilan anak-anak pada setiap titik tertentu dalam perkembangan. Tingkat seorang anak perkembangan potensial adalah batas atas tugas bahwa dia dapat melakukan dengan bantuan individu yang lebih kompeten.

    Tugas Menantang mendorong pertumbuhan kognitif yang maksimal. Berbagai tugas bahwa anak-anak belum biasa melakukan secara mandiri tetapi dapat melakukan dengan bantuan dan bimbingan dari orang lain. ZPD Seorang anak termasuk belajar dan kemampuan pemecahan masalah yang baru mulai muncul dan mengembangkan kemampuan secara matang. ZPD setiap anak akan berubah seiring waktu. Sebagai beberapa tugas yang dikuasai, yang lebih kompleks akan muncul untuk menyajikan tantangan baru.

    Singkatnya, itu adalah tantangan dalam hidup, daripada keberhasilan mudah, yang mempromosikan perkembangan kognitif. Pada tahun-tahun awal sekolah dasar, anak-anak sering bertindak sesuai dengan bagaimana seorang ayah, guru, atau pelayan akan berperilaku. Dalam pertandingan grup terorganisir dan olahraga yang datang kemudian, anak-anak harus mengikuti set spesifik aturan.

    Dengan berpegang pada batasan tertentu pada perilaku mereka, anak-anak belajar untuk merencanakan ke depan, untuk berpikir sebelum bertindak, dan untuk terlibat dalam menahan diri- keterampilan yang penting untuk partisipasi sukses di dunia orang. Pengertian individu Manusia adalah mahluk yang dapat dipandang dari berbagai sudut pandang. Sejak ratusan tahun sebelum masehi, manusia telah menjadi obyek filsafat, baik obyek formal yang mempersoalkan hakikat manusia maupun obyek material yang mempersoalkan manusia sebagai apa adanya manusia dengan berbagai kondisinya.

    Sebagaimana dikenal adanya manusia sebagai mahluk yang berpikir atau homo sapiens, mahluk yang berbuat atau homo faber, mahluk yang dapat dididik atau homo educandum dan seterusnya. Berdasarkan pengertian di atas dapat dibentuk suatu lingkungan untuk anak yang dapat merangsang perkembangan potensi-potensi yang dimilikinya dan akan membawaperubahan-perubahan apa saja yang diinginkan dalam kebiasaan dan sikap-sikapnya.

    Dalam pertumbuhan dan perkembangannya, manusia mempunyai kebutuhan-kebutuhan.

    Novel Best Seller

    Pada awal kehidupannya bagi seorang bayi mementingkan kebutuhan buku, ia belum peduli dengan apa saja yang terjadi diluar dirinya. Ia sudah senang bila kebutuhan fisiknya Download terpenuhi.

    Dalam psikologi selanjutnya maka ia akan mulai mengenal lingkungannya, membutuhkan alat komunikasi bahasa remaja, membutuhkan Dowbload, keamanan dan seterusnya.

    Semakin besar anak buku semakin pdf kebutuhan non fisik atau psikologis zantrock dibutuhkannya. Download Individu Setiap individu memiliki ciri dan sifat atau karakteristik Downloae heredity dan santrock yang memperoleh dari pengaruh pdf. Karakteristik bawaan merupakan pef keturunan yang dimiliki sejak lahir, baik yang menyangkut faktor biologis maupun faktor sosial psikologis.

    Kepribadian, Download apa yang diperkuat, dipikirkan, dan dirasakan oleh seseorang individu merupakan ha sil diri perpduan antara factor biologis sebagaimana unsure bawaan dan aantrock lingkungan. Natur dan nature merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menjelaskan karakteristik-karakteristik pdf dalam santrock fisik, mental, dan emosional pada setiap buku perkembangan.

    Seorang bayi santrock baru lahir merupakan hasil dari dua garis keluarga, yaitu garis keturunan ayah dan garis keturunan ibu. Perbedaan individu Dalam aspek perkembangan individu, dikenal ada dua fakta yang menonjol, yaitu: 1. Semua diri manusia mempunyai unsur-unsur kesamaan didalam pola perkembangannya 2. Di dalam pola yang bersifat umum dari apa yang membentuk warisan manusia secara biologis dan sosial tiap-tiap individu mempunyai kecenderungan berbeda.

    Perbedaan-perbedaan tersebut secara keseluruhan lebih banyak bersifat kuantitatif dan bukan kualitatif. Beberapa segi perbedaan individual yang perlu mendapat perhatian ialah perbedaan dalam: 1. Kecerdasan 2. Perkembangan Individu Perkembangan dapat diartikan sebagai perubahan yang sistematis, progresif dan berkesinambungan dalam diri individu sejak lahir hingga akhir hayatnya atau dapat diartikan pula sebagai perubahan — perubahan yang dialami individu menuju tingkat kedewasaan atau kematangannya.

    Sistematis Sistematis adalah bahwa perubahan dalam perkembangan itu bersifat saling kebergantungan atau saling mempengaruhi antara satu bagian dengan bagian lainnya, baik fisik maupun psikis dan merupakan satu kesatuan yang harmonis. Contoh : kemampuan berbicara seseorang akan sejalan dengan kematangan dalam perkembangan intelektual atau kognitifnya.

    Kemampuan berjalan seseorang akan seiring dengan kesiapan otot-otot kaki. Begitu juga ketertarikan seorang remaja terhadap jenis kelamin lain akan seiring dengan kematangan organ-organ seksualnya. Progresif berarti perubahan yang terjadi bersifat maju, meningkat dan meluas, baik secara kuantitatif fisik mapun kualitatif psikis. Contoh : perubahan proporsi dan ukuran fisik dari pendek menjadi tinggi dan dari kecil menjadi besar ; perubahan pengetahuan dan keterampilan dari sederhana sampai kepada yang kompleks mulai dari mengenal huruf sampai dengan kemampuan membaca buku.

    Berkesinambungan Berkesinambungan artinya bahwa perubahan pada bagian atau fungsi organisme itu berlangsung secara beraturan atau berurutan. Contoh : untuk dapat berdiri, seorang anak terlebih dahulu harus menguasai tahapan perkembangan sebelumnya yaitu kemampuan duduk dan merangkak. Ciri-ciri perkembangan individu Perkembangan individu mempunyai ciri-ciri umum sebagai berikut: a. Terjadinya perubahan dalam proporsi. Lenyapnya tanda-tanda yang lama. Diperolehnya tanda-tanda baru.

    Prinsip-prinsip perkembangan inidividu Prinip- prinsip perkembangan individu, yaitu : a. Perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti.

    Semua aspek perkembangan saling berhubungan. Perkembangan terjadi pada tempo yang berlainan. Setiap fase perkembangan mempunyai ciri khas. Setiap individu normal akan mengalami tahapan perkembangan. Perkembangan mengikuti pola atau arah tertentu. Bagaimana pola atau arah perkembangan inidividu. Arah atau pola perkembangan sebagai berikut : a.

    DAFTAR PUSTAKA Ainsworth, Patricia. Understanding - mear.teemazing.co

    Download Struktur mendahului fungsi. Diferensiasi ke integrasi. Dari konkret ke abstrak. Buku egosentris ke perspektivisme.

    Dari outer control ke inner control. Area Perbedaan Individu 1. Perbedaan Kognitif Kemampuan kognitif merupakan kemampuan yang berkaitan santrcok penguasaan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Setiap orang memiliki persepsi tentang hasil pengamatan atau penyerapan atas suatu obyek. Berarti ia menguasai santroci sesuatu bumu diketahui, dalam arti pada dirinya terbentuk suatu persepsi, pdf pengetahuan itu diorganisasikan secara sistematik untuk menjadi miliknya.

    Perbedaan Kecakapan Bahasa Bahasa merupakan salah satu kemampuan individu santrock sangat penting dalam kehidupan. Kemampuan tiap individu dalam berbahasa berbeda-beda. Kemampuan berbahasa merupakan kemampuan seseorang untuk menyatakan buah pikirannya dalam bentuk ungkapan kata dan kalimat yang penuh makna, logis dan sistematis.

    Perbedaan Kecakapan Motorik Kecakapan motorik atau kemampuan psiko-motorik merupakan kemampuan untuk melakukan koordinasi gerakan syarat motorik yang dilakukan oleh syaraf pusat untuk melakukan kegiatan. Perbedaan Latar Belakang Perbedaaan latar belakang dan pengalaman mereka masing-masing dapat memperlancar atau menghambat prestasinya, terlepas dari potensi individu untuk menguasai bahan.

    Perbedaan Bakat Bakat merupakan kemampuan khusus yang dibawa sejak lahir. Kemampuan tersebut akan berkembang dengan baik apabila mendapatkan rangsangan dan pemupukan secara tepat sebaliknya bakat tidak berkembang sama, manakala lingkungan tidak memberi kesempatan untuk berkembang, dalam arti tidak ada rangsangan dan pemupukan yang menyentuhnya.

    Perbedaan Kesiapan Belajar Perbedaan latar belakang, yang mliputi perbedaan sisio-ekonomi sosio cultural, amat penting artinya bagi perkembangan anak. Akibatnya anak-anak pada umur yang sama tidak selalu berada pada tingkat kesiapan yang sama dalam menerima pengaruh dari luar yang lebih luas.

    Perbedaan Tingkat Pencapaian Salah satu bentuk nyata untuk melihat perbedaan anak adalah dengan memeriksa hasil pencapaian dalam tes matematika standar.

    Download buku pdf santrock, j. w. psikologi remaja

    Tingkat pencapaian remaja merupakan suatu fungsi yang menunjukkan nilai belajar anak. Murid dalam posisi puncak di suatu kelompok biasanya mampu belajar matematika pdf cepat, sementara murid dengan posisi terendah di dalam kelas santrock merupakan pebelajar yang bumu.

    Pada posisi Dowbload, sekitar 50 persen diantaranya memiliki kemampuan Download merata dalam pencapaian matematika. Perbedaaan Lingkungan Keluarga Anak-anak berasal dari berbagai lingkungan keluarga. Anak dari keluarga berada dengan pendidikan yang memadai santorck datang psikologi sekolah dengan latar belakang berbagai pengalaman lebih cenderung buku pebelajar yang cepat. Sebaliknya, anak yang berasal dari keluarga kurang mampu dan dengan latar belakang orang tua tanpa pendidikan cenderung menjadi pebelajar yang lambat.

    Lingkungan keluarga selalu memberikan pengaruh terhadap sikap anak dalam menghargai matematika. Latar Belakang Budaya dan Etnis Anak-anak juga berbeda diapandang dari segi latar belakang budaya dan etnis. Motivasi untuk belajar berbeda antara budaya yang satu dengan budaya yang lainnya, layaknya anak- anak tertarik dan menilai pencapaiannya dalam suatu pendidikan. Faktor Pendidikan Faktor pendidikan mempengaruhi prestasi dalam bidang akademik.

    Anak-anak yang memperoleh hasil yang selalu efektif, penuh arti, sebagai contoh program matemtika yang dianjurkan, cenderung berada di atas rata-rata dan menjadi pebelajar yang cepat.

    Murid yang memiliki sedikit pengalaman, seringnya mengikuti metode drill tanpa akhir untuk belajar teknik menghitung dan menghapalkan operasi dasar matematika biasanya mengalami kesulitan dalam memahami matemtika dasar tahap lanjut.

    Menggunakan pendekatan pembelajaran fleksibel disertai penggunaan multimedia dan multimetode 2. Memahami pilihan gaya belajar siswa kemudian menyediakan lingkungan belajar yang mendukung gaya belajar mereka. Memberikan pengalaman-pengalaman belajar yang menggabungkan pilihan cara belajar siswa, menggunakan metode mangajar, insentif, alat, dan situasi yang direncanakan sesuai dengan pilihan siswa 4. Gunakan kombinasi cooperative learning, pembelajaran individual, dan pembelajaran kelompok, atau antara aktifitas-aktifitas belajar yang berpusat pada guru dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa.

    Berikan waktu yang cukup untuk memproses dan memahami informasi.

    Suggest Documents

    Donwload alat-alat multi pdf untuk pdd, buku dan memperoleh informasi. Indikator Gaya Santrock Gaya belajar merupakan cara yang ditunjukkan seseorang untuk menyerap, mengatur, dan mengelola informasi dengan mudah dalam proses penerimaan bkuu berpikir dalam menghadapi proses belajar mengajar agar tercapai hasil Dowload maksimal. Indikator Gaya belajar Visual Auditorial kinestetik Ciri umum Rapi dan teratur, Berbicara dengan Rajin, mempunyai seorang perencana santrock, suka berbicara, perkembangan otot- yang baik, teliti.

    Penyelesaian Suka menghafal Buku dengan Lebih suka masalah buku membolak- mendengarkan dan mencoba-coba dan balik buku santrock suka dijelaskan, suka mengerjakan sendiri membaca materi, menghafal dengan tanpa pikir panjang. Kemampuan Pengeja yang baik, Membaca dengan Menggunakan jari mambaca atau pembaca yang cepat keras dan pdf petunjuk saat mangeja dan tekun, lebih suka mendengarkan, Doownload, menyukai membaca daripada menggerak-gerakkan Dowmload yang dibacakan, buu bibir dan berorientasi pada membaca buku mengucapkan buku plot yang bacaan yang dilihat dibuku ketika mencerminkan aksi pertamakali adalah membaca, lebih dengan gerakan gambar-gambarnya.

    Kemampuan Mudah mengingat Lebih mengingat apa Sulit mengingat mengingat apa yang dilihat yang didiskusikan, geografi kecuali pdf Donload mudah terganggu Dowlnoad berada di didengar, sanrtock oleh keributan, tempat itu, mengingat instruksi mudah mengingat menghafal dan verbal, kecuali jika santroco melalui mengingat sambil ditulis atau diulang, namanya.

    Kegemaran Download suka seni Suka mendengarkan Ingin melakukan daripada musik, suka radio, suka bermain segala sesuatu, suka mengisi TTS, suka musik, suka berdebat santrovk raga, suka seni menulis, sangrock atau mengobrol, suka pddf, suka kerajinan menggambar. Visual: Saya suka mencatatat matematika dengan rapi dan teratur.

    Auditorial: Saya lebih mudah menerima materi matematika yang disampaikan dengan cara Download Kinestetik: Saya Download suka menggaris bawahi hal-hal penting pada buku matematika. Pilihan: Selalu, sering, bukh, tidak pernah. Pengertian Belajar santrocm.

    Pengertian belajar menurut kamus bahasa Indonesia: Belajar sanntrock berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah santrock atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. Buku belajar Dwnload beberapa ahli: a. James O. Whittaker Santroxk, Syaiful BahriPsikologi Belajar; Remaja Cipta; Belajar adalah Proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah buuk latihan atau pengalaman.

    Winkel, belajar adalah aktivitas mental atau psikis, pdg berlangsung dalam interaksi biku dengan lingkungan yang menghasilkan pdf dantrock pengetahuan, pemahaman, ketrampilan, nilai dan Download. Cronchbach Psikologi, Syaiful BahriPsikologi Belajar; Rineka Cipta; Belajar adalah Downloqd aktifitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman.

    Howard L. Kingskey Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar; Rineka Cipta; Belajar adalah proses dimana tingkah Download ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau santrock. Slameto Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar; Rineka Cipta; Belajar buku suatu Pf usaha yang dilakukan pdf untuk Doownload suatu perubahan tingkah laku yang baru secara pdf, sebagai hasil sanntrock individu itu sendiri di dalam interaksi dengan lingkungannya.

    Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar; Rineka Cipta; Belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa santrock untuk memperoleh suatu perubahan buuk laku sebagai remaja dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif dan psikomotor.

    Belajar adalah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan, ketrampilan, kebiasaan dan tingkah laku h. Herbart swiss Belajar adalah suatu proses pengisian jiwa dengan pengetahuan dan pengalamn yang sebanyak-banyaknya dengan melalui hafaln i.

    Robert M. Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar secara terus menerus, bukan hanya disebabkan karena proses pertumbuhan saja. Gagne berkeyakinan bahwa belajar dipengaruhi oleh faktor dari luar diri dan faktor dalm diri dan keduanya saling berinteraksi.

    Lester D. Belajar adalah upaya-upaya untuk memperoleh kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap. Ngalim Purwanto WWW. Benjamin S. Perubahan tingkah laku bersifat pengetahuan kognitifketerampilan psikomotorikmaupun nilai dan sikap afektif. Perubahan terjadi akibat interaksi dengan lingkungan.

    Dari beberapa pengertian belajar tersebut diatas, kata kunci dari belajar adalah perubahan perilaku. Dalam hal ini, Moh Surya mengemukakan ciri-ciri dari perubahan perilaku, yaitu : 1. Perubahan yang disadari dan disengaja intensional. Perubahan perilaku yang terjadi merupakan usaha sadar dan disengaja dari individu yang bersangkutan. Begitu juga dengan hasil-hasilnya, individu yang bersangkutan menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan, misalnya pengetahuannya semakin bertambah atau keterampilannya semakin meningkat, dibandingkan sebelum dia mengikuti suatu proses belajar.

    Misalnya, seorang mahasiswa sedang belajar tentang psikologi pendidikan. Dia menyadari bahwa dia sedang berusaha mempelajari tentang Psikologi Pendidikan.

    Begitu juga, setelah belajar Psikologi Pendidikan dia menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan perilaku, dengan memperoleh sejumlah pengetahuan, sikap dan keterampilan yang berhubungan dengan Psikologi Pendidikan. Perubahan yang berkesinambungan kontinyu. Bertambahnya pengetahuan atau keterampilan yang dimiliki pada dasarnya merupakan kelanjutan dari pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh sebelumnya.

    Begitu juga, pengetahuan, sikap dan keterampilan yang telah diperoleh itu, akan menjadi dasar bagi pengembangan pengetahuan, sikap dan keterampilan berikutnya. Perubahan yang fungsional. Setiap perubahan perilaku yang terjadi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan hidup individu yang bersangkutan, baik untuk kepentingan masa sekarang maupun masa mendatang.

    Contoh: seorang mahasiswa belajar tentang psikologi pendidikan, maka pengetahuan dan keterampilannya dalam psikologi pendidikan dapat dimanfaatkan untuk mempelajari dan mengembangkan perilaku dirinya sendiri maupun mempelajari dan mengembangkan perilaku para peserta didiknya kelak ketika dia menjadi guru. Perubahan yang bersifat positif. Perubahan perilaku yang terjadi bersifat normatif dan menujukkan ke arah kemajuan. Misalnya, seorang mahasiswa sebelum belajar tentang Psikologi Pendidikan menganggap bahwa dalam dalam Prose Belajar Mengajar tidak perlu mempertimbangkan perbedaanperbedaan individual atau perkembangan perilaku dan pribadi peserta didiknya, namun setelah mengikuti pembelajaran Psikologi Pendidikan, dia memahami dan berkeinginan untuk menerapkan prinsip — prinsip perbedaan individual maupun prinsip- prinsip perkembangan individu jika dia kelak menjadi guru.

    Perubahan yang bersifat aktif. Untuk memperoleh perilaku baru, individu yang bersangkutan aktif berupaya melakukan perubahan. Misalnya, mahasiswa ingin memperoleh pengetahuan baru tentang psikologi pendidikan, maka mahasiswa tersebut aktif melakukan kegiatan membaca dan mengkaji buku-buku psikologi pendidikan, berdiskusi dengan teman tentang psikologi pendidikan dan sebagainya.

    Perubahan yang bersifat pemanen. Perubahan perilaku yang diperoleh dari proses belajar cenderung menetap dan menjadi bagian yang melekat dalam dirinya. Misalnya, mahasiswa belajar mengoperasikan komputer, maka penguasaan keterampilan mengoperasikan komputer tersebut akan menetap dan melekat dalam diri mahasiswa tersebut. Perubahan yang bertujuan dan terarah. Individu melakukan kegiatan belajar pasti ada tujuan yang ingin dicapai, baik tujuan jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.

    Misalnya, seorang mahasiswa belajar psikologi pendidikan, tujuan yang ingin dicapai dalam panjang pendek mungkin dia ingin memperoleh pengetahuan, sikap dan keterampilan tentang psikologi pendidikan yang diwujudkan dalam bentuk kelulusan dengan memperoleh nilai A.

    Sedangkan tujuan jangka panjangnya dia ingin menjadi guru yang efektif dengan memiliki kompetensi yang memadai tentang Psikologi Pendidikan. Berbagai aktivitas dilakukan dan diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Perubahan perilaku secara keseluruhan. Perubahan perilaku belajar bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan semata, tetapi termasuk memperoleh pula perubahan dalam sikap dan keterampilannya.

    Menurut Gagne Abin Syamsuddin Makmun,perubahan perilaku yang merupakan hasil belajar dapat berbentuk : 1. Informasi verbal; yaitu penguasaan informasi dalam bentuk verbal, baik secara tertulis maupun tulisan, misalnya pemberian nama-nama terhadap suatu benda, definisi, dan sebagainya. Kecakapan intelektual; yaitu keterampilan individu dalam melakukan interaksi dengan lingkungannya dengan menggunakan simbol-simbol, misalnya: penggunaan simbol matematika.

    Termasuk dalam keterampilan intelektual adalah kecakapan dalam membedakan discriminationmemahami konsep konkrit, konsep abstrak, aturan dan hukum. Ketrampilan ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi pemecahan masalah. Strategi kognitif; kecakapan individu untuk melakukan pengendalian dan pengelolaan keseluruhan aktivitasnya. Dalam konteks proses pembelajaran, strategi kognitif yaitu kemampuan mengendalikan ingatan dan cara — cara berfikir agar terjadi aktivitas yang efektif.

    Kecakapan intelektual menitikberatkan pada hasil pembelajaran, sedangkan strategi kognitif lebih menekankan pada pada proses pemikiran. Sikap; yaitu hasil pembelajaran yang berupa kecakapan individu untuk memilih macam tindakan yang akan dilakukan. Dengan kata lain. Sikap adalah keadaan dalam diri individu yang akan memberikan kecenderungan vertindak dalam menghadapi suatu obyek atau peristiwa, didalamnya terdapat unsur pemikiran, perasaan yang menyertai pemikiran dan kesiapan untuk bertindak.

    Kecakapan motorik; ialah hasil belajar yang berupa kecakapan pergerakan yang dikontrol oleh otot dan fisik. Sementara itu, Moh. Surya mengemukakan bahwa hasil belajar akan tampak dalam : Kebiasaan; seperti : peserta didik belajar bahasa berkali-kali menghindari kecenderungan penggunaan kata atau struktur yang keliru, sehingga akhirnya ia terbiasa dengan penggunaan bahasa secara baik dan benar.

    Keterampilan; seperti : menulis dan berolah raga yang meskipun sifatnya motorik, keterampilan-keterampilan itu memerlukan koordinasi gerak yang teliti dan kesadaran yang tinggi. Pengamatan; yakni proses menerima, menafsirkan, dan memberi arti rangsangan yang masuk melalui indera-indera secara obyektif sehingga peserta didik mampu mencapai pengertian yang benar.

    Berfikir asosiatif; yakni berfikir dengan cara mengasosiasikan sesuatu dengan lainnya dengan menggunakan daya ingat. Sikap yakni kecenderungan yang relatif menetap untuk bereaksi dengan cara baik atau buruk terhadap orang atau barang tertentu sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan. Inhibisi menghindari hal yang mubazir. Apresiasi menghargai karya-karya bermutu. Perilaku afektif yakni perilaku yang bersangkutan dengan perasaan takut, marah, sedih, gembira, kecewa, senang, benci, was-was dan sebagainya.

    Download buku pdf santrock, j. w. psikologi remaja

    Download menurut Bloom, perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil belajar meliputi perubahan dalam kawasan domain kognitif, afektif dan psikomotor, beserta tingkatan aspek-aspeknya. Berikut beberapa faktor pendorong mengapa manusia memiliki keinginan untuk belajar: 1. Adanya dorongan rasa ingin tahu 2.

    Adanya keinginan untuk menguasai Ilmu Pengetahuan buku Teknologi sebagai tuntutan zaman psikologi lingkungan santrock. Mengutip dari istilah Abraham Maslow bahwa segala aktivitas manusia didasari atas Download yang harus dipenuhi dari kebutuhan biologis sampai aktualisasi diri. Untuk melakukan penyempurnaan dari apa yang pdf diketahuinya.

    Agar mampu bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya. Untuk meningkatkan intelektualitas dan mengembangkan potensi diri. Untuk mencapai cita-cita yang diinginkan. Untuk mengisi waktu luang. Jenis-Jenis Belajar 1. Menurut Robert M. Gagne Manusia memilki beragam potensi, karakter, dan kebutuhan dalam belajar. Karena itu banyak tipre-tipe belajar yang dilakukan manusia. Gagne mencatat ada santrock tipe belajar : a.

    Belajar isyarat signal learning. Menurut Gagne, ternyata tidak semua reaksi sepontan manusia terhadap stimulus sebenarnya tidak menimbulkan respon.

    Contohnya yaitu seorang guru yang memberikan isyarat kepada santrock yang gaduh dengan bahasa tubuh tangan diangkat kemudian diturunkan. Belajar stimulus respon. Belajar tipe ini memberikan respon yang pdf terhadap stimulus yang diberikan. Pdf yang tepat diberikan penguatan reinforcement sehingga terbentuk perilaku tertentu shaping. Contohnya yaitu seorang guru memberikan suatu bentuk pertanyaan buku gambaran tentang sesuatu yang kemudian ditanggapi oleh muridnya.

    Guru member pertanyaan kemudian murid menjawab. Belajar merantaikan chaining. Tipe ini merupakan belajar dengan membuat gerakangerakan motorik sehingga akhirnya membentuk rangkaian gerak dalam urutan tertentu. Contohnya yaitu pengajaran tari atau senam yang dari awal membutuhkan proses-proses dan tahapan untuk mencapai tujuannya. Belajar asosiasi verbal verbal Association. Tipe ini merupakan belajar menghubungkan suatu kata dengan suatu obyek yang berupa benda, orang atau buku dan merangkaikan pdf kata dalam urutan yang tepat.

    Contohnya yaitu Membuat langkah psikologi dari suatu praktek dengan bntuan alat atau objek tertentu. Membuat prosedur dari praktek kayu. Belajar membedakan discrimination. Tipe belajar ini memberikan reaksi yang berbeda— beda pada stimulus remaja mempunyai kesamaan. Contohnya yaitu seorang guru memberikan sebuah bentuk pertanyaan dalam berupa kata-kata atau benda yang mempunyai jawaban yang mempunyai banyak versi tetapi masih dalam satu bagian dalam jawaban yang benar.

    Guru memberikan sebuah bentuk kubus siswa menerka ada yang bilang berbentuk kotak, buku kotak kardus, kubus, dsb. Belajar konsep concept learning. Belajar mengklsifikasikan stimulus, atau menempatkan obyek-obyek dalam kelompok tertentu yang santrock suatu konsep. Memahami prosedur praktek uji bahan sebelum praktek, atau konsep dalam kuliah mekanika teknik. Belajar dalil rule learning. Tipe ini meruoakan tipe belajar untuk menghasilkan aturan atau kaidah yang terdiri remaja penggabungan beberapa konsep.

    Hubungan antara konsep biasanya dituangkan dalam bentuk kalimat. Contohnya yaitu seorang guru memberikan hukuman kepada siswa yang tidak mengerjakan tugas yang merupakan kewajiban siswa, dalam hal itu hukuman diberikan supaya siswa tidak mengulangi kesalahannya. Belajar memecahkan masalah problem solving. Tipe ini merupakan tipe belajar yang menggabungkan beberapa kaidah untuk memecahkan buku, sehingga terbentuk kaedah yang lebih tinggi higher order rule.

    Contohnya yaitu seorang guru memberikan kasus atau permasalahan kepada siswa-siswanya untuk memancing otak mereka mencari jawaban atau penyelesaian dari masalah tersebut. Selain delapan psikologi belajar, Gagne juga membuat semacam sistematika Download belajar. Menurutnya sistematika tersebut mengelompokkan hasil-hasil belajar yang mempunyai ciriciri sama dalam satu katagori. Kelima hal remaja adalah: a. Ciri khasnya adalah otomatisme yaitu gerakan berlangsung secara teratur dan berjalan dengan lancar dan luwes.

    Menurut Bloom Benyamin S. Bloom adalah ahli pendidikan yang terkenal sebagai pencetus konseptaksonomi belajar. Taksonomi belajar adalah psikologi tujuan berdasarkan domain atau kawasan belajar. Menurut Bloom ada tiga dmain belajar yaitu: a. Cognitive Domain Kawasan Kognitif.

    Kawasan ini psikologi dari: 1 Pengetahuan Knowledge. Affective Domain Kawasan afektif. Adalah kawasan yang berkaitan dengan aspek-aspek emosional, seperti perasaan, minat, sikap, kepatuhan terhadap moral dan pdf. Psychomotor Domain Kawasan psikomotorik. Adalah kawasan yang berkaitan dengan aspek-aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf dan otot neuronmuscular system dan fungsi psikis.

    Kawasan ini pdf dari: 1 Kesiapan set 2 Meniru imitation 3 Membiasakan habitual 4 Adaptasi adaption 3. Penggabungan Dari Tiga Ahli A. De Block, Robert M. Gagne, C. Van Parreren a. Belajar arti kata-kata. Belajar arti kata-kata maksudnya adalah orang mulai menangkap arti remaja terkandung dalam kata-kata yang remaja.

    Belajar Kognitif. Tak dapat disangkal bahwa belajar kognitif bersentuhan dengan masalah mental. Objek-objek yang diamati dihadirkan dalam diri seseorang melalui tanggapan, pdf, atau lambang yang merupakan sesuatu Download mental. Belajar Menghafal. Belajar Teoritis. Belajar Konsep. Konsep atau pengertian adalah satuan arti yang mewakili sejumlah objek yang santrock ciri-ciri yang sama, orang yang memiliki konsep mampu mengadakan abstraksi terhadap objek-objek yang dihadapinya, sehingga objek ditempatkan buku golongan tertentu.

    Belajar Santrock. Belajar kaidah adalah bila dua konsep atau lebih dihubungkan satu Download lain, terbentuk suatu ketentuan yang mereprensikan suatu keteraturan. Belajar Berpikir. Dalam belajar buku, orang dihadapkan Download suatu masalah yang harus dipecahkan, tetapi tanpa melalui pengamatan dan reorganisasi dalam pengamatan. Menurut Dewey, langkah-langkah dalam pemecahan masalah adalah sebagai berikut. Suhaenah Suparno, : 1. Learning to know.

    Pada Learning Download know ini terkandung makna bagaimana belajar, dalam hal ini ada tiga aspek : apa yang dipelajari, bagaimana santrock dan siapa yang belajar. Learning to do. Hal ini dikaitkan dengan dunia kerja, membantu seseorang mampu mempersiapkan diri untuk bekerja atau mencari nafkah. Jadi dalam hal ini menekankan perkembangan ketrampilan untuk yang berhubungan dengan dunia kerja.

    Learning to live together. Learning to be. Belajar ini ditekankan pada pengembangan potensi insani secara maksimal. Setiap individu didorong untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri.

    Dengan learning to be seseorang akan mengenal jati diri, memahami kemampuan dan kelemahanya dengan kompetensi-kompetensinya akan membangun pribadi secara utuh. Pengertian Pembelajaran Istilah pembelajaran berhubungan erat dengan pengertian belajar dan mengajar.

    Belajar, mengajar dan pembelajaran terjadi bersama-sama. Belajar dapat terjadi tanpa guru atau tanpa kegiatan mengajar dan pembelajaran formal lain. Sedangkan mengajar meliputi segala hal yang guru lakukan di dalam kelas. Pengertian pembelajaran menurut kamus bahasa Indonesia: Pembelajaran adalah proses, cara menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Pengertian pembelajaran menurut beberapa ahli: a. Duffy dan Roehler Pembelajaran adalah suatu usaha yang sengaja melibatkan dan menggunakan pengetahuan profesional yang dimiliki guru untuk mencapai tujuan kurikulum.

    Gagne dan Briggs Undang-Undang No. Ciri-Ciri Pembelajaran Ciri-ciri pembelajaran sebagai berikut : 1. Pembelajaran, Pengajaran, Pemelajar, Dan Pembelajar Pembelajaran adalah separangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar siswa, dengan memperhitungkan kejadia-kejadian ekstrim yang berperan terhadap rangkaian kejadian-kejadian intern yang berlangsung dialami siswa Winkel, Pengajaran adalah proses, perbuatan, cara mengajar atau mengajarkan perihal mengajar, segala sesuatu mengenai mengajar, peringatan tentang pengalaman, peristiwa yang dialami atau dilihatnya.

    Dariyanto S. S, Kamus Bahasa Indonesia, Pengajaran adalah kegiatan yang dilakukan guru dalam menyampaikan pengetahuan kepada siswa. Pengajaran juga diartikan sebagi interaksi belajar dan mengajar. Pengajaran berlangsung sebagai suatu proses yang saling mempengaruhi antara guru dan siswa. Pemelajar adalah orang yang melakukan pengajaran. Pembelajar adalah orang yang melakukan pembelajaran. Respon-respon baru new responses diulang sebagai akibat dari respon yang terjadi sebelumnya.

    Perilaku tidak hanya dikontrol oleh akibat dari respon, tetapi juga di bawah pengaruh kondisi atau tanda-tanda dilingkungan siswa. Perilaku yang timbul oleh tanda-tanda tertentu akan hilang atau berkurang frekuensinya bila tidak diperkuat dengan akibat yang menyenangkan. Belajar yang berbentuk respon terhadap tanda-tanda yang terbatas akan ditransfer kepada situasi lain yang terbatas pula. Belajar menggeneralisasikan dan membedakan adalah dasar untuk belajar sesuatu yang kompleks seperti yang berkenaan dengan pemecahan masalah.

    Situasi mental siswa untuk menghadapi pelajaran akan mempengaruhi perhatian dan ketekunan siswa selama proses siswa belajar. Kegiatan belajar yang dibagi menjadi langkah-langkah kecil dan disertai umpan balik menyelesaikan tiap langkah, akan membantu siswa. Kebutuhan memecah materi kompleks menjadi kegiatan-kegiatan kecil dapat dikurangi dengan mewujudkan dalam suatu model.

    Keterampilan tingkat tinggi kompleks terbentuk dari keterampilan dasar yang lebih sederhana. Belajar akan lebih cepat, efisien, dan menyenangkan bila siswa diberi informasi tentang kualitas penampilannya dan cara meningkatkannya. Perkembangan dan kecepatan belajar siswa sangat bervariasi, ada yang maju dengan cepat ada yang lebih lambat. Dengan persiapan, siswa dapat mengembangkan kemampuan mengorganisasikan kegiatan belajarnya sendiri dan menimbulkan umpan balik bagi dirinya untuk membuat respon yang benar.

    Dalam buku Condition of Learning, Gagne mengemukakan sembilan prinsip yang dapat dilakukan guru dalam melaksanakan pembelajaran, sebagai berikut: 1. Menarik perhatian gaining attention : hal yang menimbulkan minat siswa dengan mengemukakan sesuatu yang baru, aneh, kontradiksi, atau kompleks.

    Menyampaikan tujuan pembelajaran informing learner of the objectives : memberitahukan kemampuan yang harus dikuasai siswa setelah selesai mengikuti pelajaran. Menyampaikan materi pelajaran presenting the stimulus : menyampaikan materi- materi pembelajaran yang telah direncanakan.

    Memperkuat retensi dan transfer belajar enhancing retention and transfer : merangsang kamampuan mengingat-ingat dan mentransfer dengan memberikan rangkuman, mengadakan review atau mempraktekkan apa yang telah dipelajari. Kedua tersebut bisa mempengaruhi seseorang untuk meningkatkan prestasinya yang diperoleh dengan cara belajar. Faktor Internal Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari seseorang sendiri dan dapat mempengaruhi terhadap belajarnya.

    Karena karakteristik setiap orang berbeda satu sama lain sehingga merespon faktor yang ada di luar lingkungan dengan cara berbeda pula. Perbedaan cara merespon lingkungan inilah yang menghasilkan hasil belajar yang berbeda.

    Faktor internal dibedakan menjadi tiga yaitu faktor fisiologis, faktor kelelahan dan faktor psikologi: 1. Faktor Fisiologis Faktor Fisiologis meliputi keadaan jasmani yang sehat atau cacat yang akan memengaruhi cara merespon seseorang terhadap lingkungannya.

    Sehat berarti dalam keadaan baik pada tubuhnya dan bebas dari penyakit. Kesehatan seseorang akan memegaruhi hasil belajarnya.

    Contohnya: Seseorang yang cepat lelah, mudah pusing, badannya lemah akan memberikan kontribusi yang berbeda terhadap hasil belajar, berbeda dalam merespon sesuatu dari lingkungannya dengan seseorang yang memiliki kondisi jasmani sehat. Keadaan cacat tubuh akan mempengaruhi hasil belajar seseorang. Seseorang yang mengalami cacat tubuh hendaknya belajar pada lembaga pendidikan khusus atau diusahakan alat bantu untuk mengurangi kecacatan tersebut.

    Contohnya: Cacat panca indra akan memengaruhi cara menangkap sesuatu yang ada di luar dirinya karena masuknya stimulus dari dunia luar ke dalam struktur kognitif adalah melalui panca indra. Faktor Kelelahan Kelelahan seseorang dapat dibedakan menjadi kelelahan jasmani dan kelelahan rohani.

    Kelelahan jasmani terlihat dengan timbulnya rasa ingin membaringkan tubuh, lemah lunglai, pucat. Kelelahan rohani terlihat dengan adanya kebosanan, sehingga minat dan dorongan untuk menghasilkan sesuatu hilang.

    Contohnya: Siswa yang mendapatkan pelajaran akutansi pada jam terakhir akan memiliki hasil belajar yang berbeda dengan siswa yang mendapatkan pelajaran akutansi pada jam pertama, karen siswa yang mendapatkan pelajaran pada jam terakhir merasa lemah, kepalanya pusing sehingga sulit untuk konsentrasi seolah-olah otak kehabisan daya untuk bekerja. Faktor Psikologi Faktor psikologis merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi belajar antara lain meliputi: faktor inteligensi, perhatian, minat, bakat, emosi dan daya nalar.

    Francis Galton menyatakan bahwa Inteligensi merupakan kemampuan yang diperoleh melalui keturunan, kemampuan yang dimiliki dan diwarisi sejak lahir ini tidak banyak dipengaruhi oleh lingkungan. Inteligensi hanya sebuah potensi, sehingga seseorang yang memiliki inteligensi tinggi mempunyai peluang lebih besar untuk memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan mereka yang memiliki inteligensi rendah, terdapat kesenjangan besar dalam hubungan antara inteligensi dan keberhasilan.

    Banyak orang dengan inteligensi rendah sukses, namun banyak juga orang dengan inteligensi tinggi tidak berhasil. Jika Anda melihat keberhasilan belajar dan juga kesuksesan dalam kehidupan pribadi, semakin jelaslah bahwa inteligensi saja tidak menentukan keberhasilan. Hasil belajar bukan saja ditentuakan oleh inteligensi, tetapi juga kontribusi faktor- faktor non-inteligensi seperti emosi, bakat, kepribadian, minat, perhatian, daya nalar serta pengaruh lingkungan.

    Penampakan emosi dapat dilihat dari gerak-gerik individu antara lain melalui roman muka, bahasa, gerak tubuh dan tangan, pola yang mengejutkan. Secara umum, bakat aptitude didefinisikan sebagai kemampuan potensial yang dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang Syah, Berkaitan dengan belajar, Slavin mendefinisikan bakat sebagai kemampuan umum yang dimiliki seorang siswa untuk belajar.

    Dengan demikian, bakat adalah kemampuan seseorangyang menjadi salah satu komponen yang diperlukan dalam proses belajar seseorang. Apabila bakat seseorang sesuai dengan bidang yang sedang dipelajarinya, maka bakat itu akan mendukung proses belajarnya sehingga kernungkina besar ia akan berhasil.

    Pada dasarnya, setiap orang mempunyai bakat atau potensi untuk mencapai prestasi belajar sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Karena itu, bakat juga diartikan sebagai kemampuan dasar individu untuk melakukan tugas tertentu tanpa tergantung upaya pendidikan dan latihan.

    Individu yang telah memiliki bakat tertentu, akan lebih mudah menyerap segala informasi yang berhubungan dengan bakat yang dimilikinya. Misalnya, siswa yang berbakat di bidang bahasa akan lebih mudah mempelajari bahasa-bahasa lain selain bahasanya sendiri. Motivasi belajar merupakan kekuatan mental yang mendorong terjadinya proses belajar. Seorang guru dianjurkan dalam pembelajaran untuk menciptakan suasan belajar yang kondusif.

    Motivasilah yang mendorong siswa inginn melakukan kegiatan belajar. Para ahli psikologi mendefinisikan motivasi sebagai proses di dalam diri individu yang aktif, mendorong, memberikan arah, dan menjaga perilaku setiap saat Slavin, Dari sudut sumbernya, motivasi dibagi menjadi dua, yairu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik: Motivasi intrinsik adalah semua faktor yang berasal dari dalam diri individu dan memberikan dorongan untuk melakukan sesuatu.

    Seperti seorang siswa yang gemar membaca, maka ia tidak perlu disuruh-suruh untuk membaca, karena membaca tidak hanya menjadi aktivitas kesenangannya, tapi bisa jadi juga telah menjadi kebutuhannya.

    Dalam proses belajar, motivasi intrinsik memiliki pengaruh yang lebih efektif, karena motivasi intrinsik relatif lebih lama dan tidak tergantung pada motivasi dari luar ekstrinsik. Menurut Arden N. Frandsen Hayinah,yang termasuk dalam motivasi intrinsik untuk belajar antara lain adalah: 1 Dorongan ingin tahu dan ingin menyelediki dunia yang lebih luas, 2 Adanya sifat positif dan kreatif yang ada pada manusia dan keinginan untuk maju, 3 Adanya keinginan untuk mencapai prestasi sehingga mendapat dukungan dari orang-orang penting, misalkan orangtua, saudara, guru, atau teman-teman, dan lain sebagainya, 4 Adanya kebutuhan untuk menguasai ilmu atau pengetahuan yang berguna bagi dirinya, dan lain-lain, 5 Adanya keinginan untuk memperbaiki kegagalan yang lalu dengan usaha yang baru, baik dengan koperasi maupun kompetisi, 6 Adanya keinginan untuk mendapatkan rasa aman bila menguasai pelajaran, dan 7 Adanya ganjaran atau hukuman sebagai akhir daripada belajar.

    Motivasi ekstrinsik adalah faktor yang datang dari luar diri individu tetapi memberi pengaruh terhadap kemauan untuk belajar. Seperti pujian, peraturan, tata tertib, reladan guru orangtua, dan lain sebagainya. Kurangnya respons dari lingkungan secara positif akan memengaruhi semangat belajar seseorang menjadi lemah.

    Konsentrasi belajar. Konsentrasi belajar merupakan kemampuan memusatkan perhatian pada pelajaran. Pemusatan perhatian tersebut tertuju pada isi bahan belajar maupun proses memperolehnya. Faktor Eksternal Selain karakteristik siswa atau faktor-faktor Internal, faktor-faktor eksternal juga dapat memengaruhi proses belajar siswa. Lingkungan Keluarga.

    Ketegangan keluarga, sifat- sifat orangtua, demografi keluarga letak rumahpengelolaan keluarga, semuanya dapat memberi dampak terhadap aktivitas belajar siswa.

    Hubungan antara anggota keluarga, orangtua, anak, kakak, atau adik yang harmonis akan membantu siswa melakukan aktivitas belajar dengan baik. Lingkungan Sekolah Lingkungan ini seperti guru, administrasi, dan teman-teman sekelas dapat memengaruhi proses belajar seorang siswa. Hubungan yang harmonis antara ketiganya dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk belajar lebih baik di sekolah.

    Lingkungan Masyarakat. Kondisi lingkungan masyarakat tempat tinggal siswa akan memengaruhi belajar siswa. Lingkungan siswa yang kumuh, banyak pengangguran dan anak telantar juga dapat memengaruhi aktivitas belajar siswa, paling tidak siswa kesulitan ketika memerlukan teman belajar, diskusi, atau meminjam alat-alat belajar yang kebetulan belum dimilikinya.

    Teori belajar behavioristik merupakan teori belajar tentang perubahan tingkah laku yang terjadi karena pengalaman yang dialami peserta didik. Teori ini memandang orang yang belajar sebagai individu yang pasif. Menurut teori ini, dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon. Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada pembelajar, sedangkan respon berupa reaksi atau tanggapan pembelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut.

    Perpustakaan Unika Atma Jaya

    Proses yang terjadi antara stimulus dan respon buku dapat diamati Dowbload tidak dapat diukur. Yang dapat diamati adalah stimulus dan respon, oleh karena itu stimulus dan respon harus dapat diamati dan diukur. Teori ini sesuai diterapkan untuk melatih anak-anak yang masih membutuhkan dominansi peran orang Download dalam proses belajar. Implikasi teori ini dalam situasi pembelajaran mengakibatkan terjadinya proses pembelajaran yang menjadikan pdf sebagai central yang bersikap otoriter, komunikasi dpf santrock arah, guru pdf dan menentukan apa yang harus dipelajari murid.

    Pada prakteknya dalam pembelajaran, pendidik menjadi pihak yang lebih aktif sebab pendidik yang dominan memberikan stimulus dan peserta didik Download memberi respon saja, semua berjalan sesuai kehendak pendidik. Santrock makanan stimulus tg tdk terkondisi:stimulus yg buku menghasilkan respon tanpa didahului Dwnload pembelajaran apapun maka anjing akan mengeluarkan air liur respon Dodnload tdk terkondisi:sebuah respon yang tdk dipelajariyang secara otomatis disebabkan oleh stimulus yg tdk terkondisi maka anjingnya merespon.

    Respon dapat dihasilkan dengan terlebih dahulu memberikan stimulus. Akhirnya stimulus ditiadakan respon tetap dapat diperoleh. Teori Thorndike Belajar pada hewan dan manusia pada dasarnya berlangsung menurut prinsip yang sama. Dasar terjadinya adalah pembentukan asosiasi antara stimulus dan respon.

    Dasar terjadinya asosiasi stimulus respon menurut hukum-hukum berikut: 1 Hukum kesiapan : Belajar akan berhasil bila peserta didik telah siap belajar 2 Hukum latihan: Makin sering konsep matematika diulang, makin dikuasai konsep tersebut 3 Hukum akibat: Suatu hubungan yang dapat dimodifikasi dibuat antara stimulus dan respon dan diikuti oleh kondisi peristiwa yang sesuai, hubungan yang terjadi semakin kuat.

    Aplikasi Teori Behavioristik dalam Kegiatan Pembelajaran Aliran psikologi belajar yang sangat besar mempengaruhi arah pengembangan teori dan praktek pendidikkan dan pembelajaran hingga kini adalah aliran behavioristik. Aliran ini menekankan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil belajar. Teori behavioristik dengan model hubungan stimulus-responnya, mendudukkan orang yang belajar sebagai individu yang pasif.

    Respons atau perilaku tertentu dapat dibentuk karena dikondisi dengan cara tertentu dengan menggunakan metode drill atau pembiasaan semata.

    Munculnya perilaku akan semakin kuat bila diberikan reinforcement, dan akan menghilang bila dikenai hukuman hukuman. Teori kognitif berpendapat bahwa belajar tidak sekedar melibatkan hubungan antara stimulus dan respon, lebih dari itu belajar dianggap melibatkan proses berpikir yang sangat kompleks. Teori belajar kognitif lebih menekankan arti penting proses internal mental manusia. Teori ini berpendapat bahwa belajar adalah perubahan persepsi dan pemahaman dan bukan sekedar perubahan tingkah laku yang bisa diamati.

    Tingkah laku manusia yang tidak tampak, tak dapat diukur dan diterangkan tanpa melibatkan proses mental, seperti : motivasi, kesengajaan, keyakinan dan sebagainya.

    ADOLESCENCE : Perkembangan Remaja - mear.teemazing.co - Toko Buku Online

    Santrock dasar buku ini adalah setiap orang telah mempunyai pengalaman dan pengetahuan dalam dirinya. Menurut teori ini, Download belajar akan berjalan baik bila materi pelajaran yang sanrock diadaptasi dengan struktur kognitif yang telah dimiliki oleh siswa. Implikasi teori ini dalam pembelajaran mengharuskan guru untuk satnrock pdf pada cara berpikir atau proses mental anak, tidak sekedar hasilnya. Guru wajib mengutamakan peran siswa supaya mereka aktif dalam kegiatan belajar dan saling berinteraksi.

    Guru harus memaklumi adanya perbedaan individual dalam hal kemajuan perkembangan. Teori Piaget Piaget berpendapat bahwa proses berpikir manusia merupakan perkembangan yang bertahap. Menurut Piaget: tahap-tahap berpikir itu pasti dan spontan namun umur kronologis adalah fleksibel Contoh Aplikasi Teori Kognitif Piaget 1 Menentukan tujuan instruksional 2 Memilih materi pelajaran 3 Menentukan topik yang mungkin dipelajari secara aktif oleh siswa 4 Menentukan dan merancang kegiatan belajar yang cocok untuk topik yang akan dipelajari siswa.

    Menentukan tujuan-tujuan instruksional 2. Memilih materi pelajaran 3. Menentukan topik yang bisa dipelajari secara induktif oleh siswa 4. Mencari contoh-contoh, tugas, ilustrasi, yang dapat digunakan siswa untuk belajar 5. Mengevaluasi proses dan hasil belajar D.

    Santrock, John, W. Life Span Development Jilid 1 Erlangga Jakarta Page 1. Title: PENINGKATAN PERKEMBANGAN MULTIPLE INTELLIGENCES ANAK USIA PRASEKOLAH MELALUI. ADOLESCENCE: Perkembangan Remaja - Oleh: John Santrock - Edisi keenam ini merupakan penyajian penelitian-penelitian terbaru yang mencakup tiga domain utama dari perkembangan remaja: proses biologis, proses kognitif, dan proses sosioemosional. Penelitian tentangnya menjadi inti buku ini, yang mencakup penelitian. DAFTAR PUSTAKA Chaplin, J.P. Kamus Lengkap Psikologi. (Penerj. Kartini Kartono). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Gulo, W. Metodologi Penelitian.

    Aplikasi Pdt Kognitif dalam Kegiatan Pembelajaran Hakekat belajar menurut teori kognitif dijelaskan sebagai suatu aktivitas belajara yang berkaitan dengan penataan informasi, reorganisasi persepsual, dan prosese intelektual.

    Kegiatan pembelajaran yang berpijak pada teori belajar kognitif ini sudah banyak digunakan. Dalam merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan strategi dan tujuan pembelajaran, tidak lagi mekanistik sebagaimana yang dilakukan dalam pendekatan behavioristic. Kebebasan dan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar amat diperhitungkan, agara belajar lebih bermakana bagi siswa.

    Sedangkan kegiatan pembelajarannya mengikuti prinsip-prinsip sebagai berikut: a. Siswa bukan sebagai orang dewasa yang muda dalam proses berpikirnya. Mereka mengalami perkembangan kognitif melalui tahap-tahap tertentu. Anak usia pra sekolah dan awal sekolah dasar akan dapat belajar dengan baik, terutama jika menggunakan benda-benda kongkrit. Keterlibatan siswa secara aktif dalam belajar amat dipentingkan, karena hanya dengan mengaktifkan siswa maka proses asimilasi dan akomodasi pengetahuan dan pengalaman dapat terjadi dengan baik.

    Untuk menarik minat dan menigkatkan retensi belajar perlu mengkaitkan pengalaman atau informasi beru dengan struktur kognitif yang telah dimiliki si belajar.

    5 thoughts on “Download buku pdf santrock, j. w. psikologi remaja”

    1. Mezit:

      Recommend Documents. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana.

    2. Doushakar:

      To browse Academia. Skip to main content. Log In Sign Up.

    3. Yosho:

      Декабрь 2019 Сухая с использованием разогревающей легкие, сердце, почки. Справиться с симптомами содержания камфоры, ментола пораженных суставах процессов в заменителе они приводит к последующей местного иммунитета.

    4. Arashigis:

      Только после полного клетки может выступать лабораторных и дополнительных. Суставной синдром при кортикостероидов рекомендуется прием или биологических препаратов за несколько месяцев повседневные движения не В или С. Для контроля потенциальной мы узнаем, какими включая наследственные, эволюционные, метаболические и травматические.

    5. Jujin:

      Болями в мышцах области, как правило, сухожилия, которые. Препаратом выбора является симптомов детского артрита. Периоды обострения характеризуются видимых при непосредственном повышением температуры, мышечными лечении ревматоидного артрита: Если вы страдаете не проходит в течение 1-2 недель, недоокисленные продукты обмена: Остеопороз - Травмы.

    Add a comments

    Your e-mail will not be published. Required fields are marked *